Gaji Tukang Parkir Motor

Mizuhocbk – Banyak orang yang menilai pekerjaan sebagai tukang parkir bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. Gaji tukang parkir motor memang tidak sebesar pegawai perusahaan, namun bisa dinilai pekerjaan dengan gaji cukup lumayan untuk sebuah pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian khusus. 

Meskipun kerap kali dipandang sebagai profesi yang sepele, tukang parkir umumnya dapat meraih pendapatan 2 juta hingga 9 juta per bulan, tentu sebuah angka yang cukup fantastis.

Biasanya pendapat tukang parkir liar lebih besar dibandingkan tukang parkir resmi, perbedaannya pun lumayan jauh.

Berapa Perhitungan Gaji Tukang Parkir Motor?

Gaji-Tukang-Parkir-Motor-Resmi

1. Gaji Tukang Parkir Motor Resmi

Tukang parkir motor resmi adalah jurusan parkir yang sudah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Dinas Perhubungan di wilayah setempat.

Pada umumnya tukang parkir motor yang sudah resmi akan menyetor uang hasil pendapatannya tersebut setiap hari kepada pemerintah setempat. 

Jumlah uang setoran yang harus diberikan sendiri tergantung dengan kebijakan pemerintah setempat, namun untuk di ibu kota dan di kota-kota besar lainnya.

Biasanya tukang parkir motor diharuskan menyetor uang sebesar Rp60 ribu per harinya. 

Lalu sisa uang hasil setoran nantinya akan menjadi hak si tukang parkir tersebut. Namun, jika orang yang parkir sangat sedikit dan sepi. Maka tukang parkir harus siap merugi dan memberikan uang talangan untuk setoran.

Jika, tempat parkir sedang ramai dan banyak pengunjung yang berdatangan, maka pendapat tukang parkir akan semakin tinggi.

Semakin banyak orang yang datang memarkirkan kendaraannya maka akan semakin besar pendapat mereka. 

Jadi, pendapat tukang parkir motor di seluruh wilayah Indonesia tidak bisa ditentukan secara pasti, karena pendapat mereka sama seperti para pedagang.

Sehingga, pendapat mereka setiap harinya tidak menentu karena ditentukan oleh banyaknya pengunjung yang datang. 

Baca Juga : Gaji Karyawan PT Wijaya Karya

Namun, pada umumnya pendapat tukang parkir motor di wilayah kota besar paling rendah sekitar Rp50 ribu per hari.

Jika, sedangkan banyak pengunjung datang memarkirkan kendaraannya, penghasilan mereka bisa sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu. 

Dari data tersebut bisa diperkirakan bahwa pendapatan tukang parkir motor di kota-kota besar berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan. Saat sedang ramai pengunjung pendapat tukang parkir bisa melebihi upah UMR per harinya. 

2. Gaji Tukang Parkir Liar

Gaji-Tukang-Parkir-Liar

Biasanya uang hasil menjaga tempat parkir pada tukang parkir liar lebih besar dibandingkan dengan gaji tukang parkir motor resmi. Mengapa demikian? Tentu saja karena tukang parkir motor resmi harus memberikan setoran secara rutin setiap hari kepada pihak pemerintahan setempat. 

Sedangkan para tukang parkir motor liar tidak memberikan sebagian pendapatan kepada Pemerintah Provinsi maupun Dinas Perhubungan. Sehingga, pendapat tukang parkir motor liar utuh dan tidak terpotong sama sekali. 

Namun, terkadang tukang parkir motor liar memberikan uang bagi hasil, kepada orang yang memiliki lahan yang dia gunakan sebagai tempat parkir motor. Biasanya tukang parkir motor liar beroperasi di depan lahan sebuah toko atau tempat usaha lainnya. 

Pendapatan yang dia dapatkan dari hasil menjaga kendaraan di tempat tersebut akan dibagi dengan pemilik tempat tersebut. Entah itu sekitar 30 persen atau lebih, namun yang pastinya sistem bagi hasil yang mereka lakukan sudah disepakati di awal. 

Tapi,  ada juga tukang parkir motor liat yang menggunakan lahan tanpa seizin pemiliknya. Keuntungan hasil parkir di lahan yang dia gunakan tersebut dia ambil sendiri,

tentu saja pendapatan tukang parkir motor liar yang demikian jauh lebih besar bahkan bisa melebihi gaji pegawai perusahaan. 

Pendapatan tukang parkir motor liar di kota besar biasanya bisa mencapai Rp300 ribu setiap harinya, atau bisa dibilang sekitar Rp9 juta per bulan.

Namun, memiliki risiko yang cukup besar jika ketahuan beroperasi sebagai tukang parkir liar oleh pemerintah setempat. 

Perbedaan Gaji Tukang Parkir di Wilayah Perkotaan dan di Daerah

Perbedaan-Gaji-Tukang-Parkir-di-Wilayah-Perkotaan-dan-di-Daerah

Untuk tukang parkir motor di wilayah kota kecil dan di daerah, pendapatan mereka mungkin tidak jauh berbeda.

Karena selisih uang parkir di wilayah perkotaan dan di daerah tidak berbeda jauh yakni hanya selisih seribu hingga suatu ribu rupiah saja. 

Namun, kembali lagi dengan kebijakan pemerintah daerah setempat, semakin besar uang setoran yang diberlakukan kepada para tukang parkir.

Baca Juga : Gaji Tukang Parkir Pesawat

Maka akan semakin berkurang pendapatan yang mereka dapatkan, apalagi ketika tempat parkir yang dijaga sedang sepi pengunjung. 

Jadi, besaran gaji tukang parkir motor pada dasarnya tidak bisa diperkirakan secara pasti. Namun, penjelasan di atas bisa mewakili pendapat tukang parkir secara keseluruhan.